h1

PENCITRAAN DIRI

September 22, 2011

Pencitraan diri tak lepas dari proposisi (semacam usulan) seseorang atau organisasi terhadap citra nya di mata publik sehingga melahirkan sebuah respon positif.

Namun akhir-akhir ini pencitraan diri pada diri seseorang makin heboh. Banyak individu yang terjebak dalam kondisi pencitraan dirinya saja. Terjebak dalam pemikiran bahwa yang penting timbul persepsi baik terhadap reputasinya, kredibilitasnya dan lain-lain (kelakuannya mirip seperti produk baru dari sebuah perusahaan yang mau pasang iklan saja) demi memuluskan jalannya untuk meraih sesuatu yang menjadi keinginannya, tanpa benar-benar membangun karakter seperti pribadi yang ingin di gembar gemborkan…

Semua image diri dan persepsi masyarakat luas menjadi sangat penting baginya. Ibarat maling, selama belum ketahuan (sisi buruknya) ya..LANJUTKAN…!!!

Sesuatu hal yang baik yang memang ingin di-share oleh seseorang yang memang memiliki niat baik, maka akan di-share ke masyarakat luas dengan tulus saja…, benar-benar tidak mempunyai kepentingan pribadi.

Pribadi yang matang dan tulus tadi malah akan santun dan tidak akan memuji-muji dirinya sendiri di hadapan orang lain atau bermuka dua, berbicara lain di sisi depan, berbeda ketika berbicara di sisi belakangnya. Orang yang matang pribadinya dan tulus tadi akan menjalankan segala kegiatannya sebagai bagian dari amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Menurutku, dana pencitraan diri semata, yang banyak memerlukan dana, apa ga sebaiknya kita gunakan untuk lebih memberikan pembinaan dan pendidikan pembentukan karakter dan moral bangsa untuk diri sendiri dan generasi muda untuk menjadi lebih baik lagi..

Memang semua baru bisa menjadi kenyataan apabila para pemimpin dan banyak lapisan masyarakat memiliki niat yang sama untuk melakukannya. Tapi, walau pun itu mungkin masih jauuuuuhhhh di angan2…Marilah kita mulai dari diri kita sendiri dan keluarga kita saja dulu…Nyatakan “TIDAK” untuk melakukan PENCITRAAN DIRI SEMU..pada diri dan keluarga kita sendiri…

Mohon maaf bila tulisan ini banyak kekurangannya, karena semalam hanya lagi ingin nulis aja…Ga tau kenapa..malah nulis spt di atas…Mudah2an berkenan…terimakasih…hehehe

One comment

  1. Pencitraan Diri
    makasih banyak atas infonya…
    Hukum menabur dan menuai mengatakan bahwa kita pasti akan menuai apa yang kita tanam. Bila kita menanam bibit padi, pasti kita akan menuai panenan padi. Tidak mungkin kita akan menuai jagung, ‘kan?
    salam kenal mas dan tetap semangat



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: