h1

BUNGA YANG CANTIK

December 3, 2014

Mataku tertuju pd sebuah potongan tulisan ini di internet. Sang Penulis menceritakan pengalamannya ketika seorang wanita Jepang berkata pada padanya mengenai sebuah filosofi tentang kecantikan wanita..

“Orang dapat menyebut bunga ini cantik, tapi orang tsb mungkin saja tidak tahu bahwa bunga tersebut perlu proses tumbuh yang menyakitkan dan kerja keras utk dpt hidup dan dipuji kecantikan warna2nya yg indah itu…Tp bunga itu juga sadar dengan apa itu keajaiban. Begitu pun pada manusia. Orang sering kali hanya melihat hasil akhirnya dan bukan pada prosesnya, walaupun memang ada keajaiban itu…”

Aku manggut2…setuju..!

Seingatku, almh Ibuku dulu mengajarkan filosofi di atas tadi yg artinya kurang lbh bahwa semua wanita itu semua bisa jadi cantik. Tapi untuk bisa menjadi cantik memang perlu kerja keras merawat dirinya. Karena setiap wanita memiliki daya tarik tersendiri dan berbeda-beda tergantung dari sudut pandang mana yang digunakan oleh mata orang yang memandang.

Tapi menurut almrh Ibu, hal yg terpenting dari filosofi tadi adalah bagaimana seorang wanita bisa mengembangkan diri menjadi pribadi yg halus dan cantik. Karena jalan untuk menjadi pribadi yang cantik lebih sukar bila dibandingkan hanya dengan hanya memiliki wajah dan tubuh yg cantik saja.

Contohnya adalah: Ada perempuan yang cantik, tapi tidak berakhlak dan tidak taat, tentu akan menyakitkan hati suami walaupun sedap dipandang mata. Atau ada perempuan yang kurang cantik tapi tidak berakhlak dan tidak taat, maka itu akan menyakitkan hati dan juga menyakitkan mata. hehehe…

Dan pesan yang lain dari almrh Ibu dulu adalah bhw mencari keharmonisan diri sendiri itu adalah perjuangan seumur hidup. Tampil cantik dan menarik hingga usia senja memang menjadi idaman tiap wanita.

Tetapi lebih menjadi idaman, jika seorang wanita mampu menerima dan puas dengan penampilan dirinya seiiring waktu yg terus berjalan, karena hidup menjadi lbh tenang, indah, bermakna dan bahagia…

Bukan itu yg menjd tujuan semua orang selama msh hidup di dunia ini…?

Jadi menurutku, sebenarnya filosofi yg dibicarakan oleh wanita Jepang itu mencerminkan sebuah filosofi hidup yang sejalan dengan tuntunan ajaran Islam…

Karena Islam menekankan pada proses mencapai akhlak yang mulia (pribadi yang cantik diatas) melalui berbagai disiplin ibadah.
Bahkan Pascale dan Athos, keduanya pakar manajemen dari Amerika menyimpulkan bahwa beda filosofi manajemen Jepang dan Barat dapat dilihat dari fokusnya. Fokus pada sebuah proses (Jepang) akan memperbesar kemungkingan mendapatkan hasil yang bagus, sebaliknya fokus pada hasil (Western) seringkali membuat orang mengambil jalan pintas…

Mencari keharmonisan dengan diri sendiri seumur hidup adalah juga fokus pada proses, mirip fokus pada akhlak yang mulia tadi. Kapan akhlaq yang mulia akan tercapai, kita tidak akan tahu, hanya Yang Maha Kuasa yang tahu. Maka tidak ada jalan lain selain berikhtiar terus menerus sepanjang hidup…

Share sederhana ini hanya remider terutama untuk diriku sendiri…:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: